Jalan Buntu

Ku tatap wajahmu dari kejauhan
berharap kau ‘kan berpaling padaku,
walupun hanya untuk sesaat saja
ku menunggu dan terus menunggu
hingga detik-detik itu berlalu
tapi senyuman itu tak kunjung tercurah

Ada apa dengan ku?
Apa yang salah pada jiwaku?
Salahkah aku jika menyukai dirinya?

Sejuta pertanyaan timbul tenggelam di dalam benakku
Mencari-cari jawaban indah untuk hatiku yang bimbang
Namun, tak ku temukan secercah harapan,
Hanya jalan buntu,
yang memperpanjang jarak diantara kita
memperjelas batas-batas yang memisahkan kita,
untuk waktu yang tak terbatas.

Di dedikasikan untuk Eb**

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s