Luka Lama

Perih rasanya hatiku,
mengetahui kenyataan pahit yang mengusik kalbu ku,
Ingin rasanya ku gampar dia, ku maki,
Agar puas hatiku ini,

Tapi aku ‘gak sanggup,
rasanya terlalu sulit untuk melihat dia,
apalagi untuk berbicara dengannya,
Rasanya tak sudi.
Jijik dan benci bercampur jadi satu.

Mungkin ini udah jadi deritaku,
menjadi pelampiasa patah hatimu.
OKEH!!!!!!
Aku gak marah.
Tapi, satu hal yang perlu kamu tahu
kalau Tuhan itu Maha Adil.
suatu saat kamu akan menyesal,
karena udah jadi manusia munafik.
Cepat-cepatlah sadar,
sebelum semuanya terlambat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s