Dia selalu ada

Ketika ku merasakan kekosongan, kehampaan dan butuh pertolongan, disaat itulah ku mulai menyadari bahwa selama ini aku sudah jauh dari Dia yang selalu mengasihi aku. kesibukan di dunia perkuliahan yang menyebabkan aku semakin jauh dan semakin jarang berbincing dengan Dia. bukan kuliah ku yang salah, bukan juga Dia. yang salah itu aku sendiri karena tidak mampu mengatur waktu-waktu ini..

saat ini ku mau menyerahkan semua pergumulan dan pemasalahan ku hanya kepada Dia. karena aku tahu bahwa hanya dialah yang mampu menopang dan membimbing aku yang lemah ini.
dengan dukungan orang yang aku sayangi dan teman-teman dekat yang selalu setia mendengar curahan hatiku.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s