Story

Setiap masalah yang kita hadapi akan mengantarkan kita
menuju kedewasaan iman dan sikap. Seseorang butuh yang namanya
koreksi dari orang lain agar dia bisa bertumbuh semakin dewasa,
dengan adanya koreksi, dia bisa kembali bercermin dan bertanya
di dalam hati, sudah seperti apakah hidup ku selama ini.
oleh karena itu gunakanlah koreksi itu sebagai bahan untuk
instrospeksi diri dan hidup lebih baik.

Mungkin akan sangat susah untuk menerima koreksi dari
orang lain, tapi tidak ada salahnya kan kita terima dan kita renungkan.
Jika koreksi itu membangun maka ambillah hal positif yang
bisa kau dapatkan, namun jika koreksi itu malah akan menjatuhkan
kamu, jangan lakukan.
jika ada teman yang butuh dikoreksi, koreksi lah. gunakan inisiatif dan
kepekaan mu untuk hal itu. gunakan suatu trik yang lembut tapi tajam.
menusuk namun tidak menimbulkan sakit hati. Jangan biarkan dia hidup
semakin lari dari jalur yang benar. cobalah untuk perhatian dan peduli dengan
dia, karena dia sedang membutuhkan perhatian lebih dari mu.
dan jangan tinggalkan dia.

Ada suatu ilustrasi yang aku buat sendiri yang mungkin akan menggambarkan
mengenai koreksi ini, begini ceritanya..
Ada seorang ibu yang memiliki seorang anak yang sangat dia cintai,
suatu sang ibu sedang asyik menerima telepon dan sedang berbincang dengan
teman wanitanya di daerah lain, sambil sesekali memperhatikan sang anak
yang sedang riangnya bermain di teras rumah. si anak yang sedang belajar merangkak
mulai menunjukkan tingkah seakan-akan dia hendak merangkak keluar teras
menuju jalan raya. Si ibu melihat tingkah sang anak, namun karena sedang asyik
nelpon dia menghiraukan itu.
dan tahukah anda, 15 menit setelah itu terjadi sebuah kecalakan kecil di depan
rumah sang ibu. dia melihat banyak kerumunan di depan rumah dan penasaran
apa yang terjadi. Dia kemudian menyudahi teleponnya dan beranjak menuju halaman rumah,
dari kejauhan dia mendengar suara bayi yang sedang menangis dan merasa mengenali suara itu.
dan memang benar bahwa suara itu adalah suara bayi yang di biarkan begitu saja,
yang hampir saja menjadi korban kecelakaan dan kehilangan nyawanya.
untung saja orang-orang sempat menyelamatkan dia.

Makna yang dapat kita ambil adalah, ketika kita terlalu sibuk dengan
urusan pribadi kita, kita tetap harus bisa dan bersedia untuk memperhatikan
lingkungan kita. jangan cuek dan sok tidak peduli. PErhatikan sekitarmu,
apakah ada orang yang sedang membutuhkan mu.

Sekian tulisan untuk hari ini,
semoga bermanfaat suatu hari nanti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s